Bersyukur Kepada Allah

Pertama-tama marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan taqwa ke hadirat Allah SWT, yaitu dengan cara melaksanakan semua apa yang menjadi perintah-Nya dan menjauhi segala apa yang menjadi larangan-Nya. Dengan demikian insyaa-allah kita akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat  kelak.  Amin.

Anak-anak, masih ingatkah kalian bahwa Allah pernah berfirman dalam Alquran tentang mensyukuri nikmat Allah. Coba berfikir kembali, kira-kira surat apa ayat berapa? Ya, bagus ternyata kalian ingat yaitu Surat Ibrahim ayat 7 yang artinya sebagai berikut:

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Nah, sekarang bagaimana dengan kalian, apakah kalian sudah bersyukur kepada Allah, yang telah memberikan nikmat yang begitu banyak kepada kita. Di antaranya Allah sudah memberikan kita mata. Dengan mata kita bisa melihat pemandangan yang indah, bisa menonton TV dan bisa berjalan dengan lancar.

Coba bayangkan saudara kita yang tidak punya mata. Mereka tidak bisa menikmati pemandangan yang indah, tidak bisa menikmati siaran TV yang bagus-bagus dan bahkan ketika berjalan mereka harus memakai tongkat. Itupun sering nyasar-nyasar, sering terperosok lubang, sering jatuh dan sering menabrak benda-benda yang ada di depannya.

Selain itu Allah juga telah memberikan telinga dan mulut kepada kita secara normal, sehingga kita dapat mengikuti pelajaran di madrasah dengan baik dan lancar, dapat mendengarkan lantunan musik yang indah-indah, dapat berkomunikasi, bercanda dengan teman dan dapat bernyanyi.

Coba sekarang bayangkan misalnya anak-anak tiba-tiba menjadi tuli dan bisu, tentu kalian akan sedih sekali, karena yang tadinya dapat menikmati musik yang indah berubah tidak bisa. Yang tadinya bisa bernyanyi, bercanda, bercerita kemudian berubah tidak bisa.

Anak-anakku siswa-siswi MTs N Sleman Kota yang saya sayangi, kalau sudah menyadari hal itu, marilah kita selalu mensyukuri nikmat Allah yang begitu banyak diberikan kepada kita, supaya Allah semakin sayang kepada kita sehingga Allah akan memberikan limpahan nikmat yang lebih banyak lagi kepada kita. Dan tentu saja, kita akan dihindarkan dari siksaan Allah.

Nah sekarang ayo semua pejamkan mata dan berpikirlah sejenak bagaimana caranya bersyukur  kepada Allah?

Ya, betul sekali, caranya bersyukur kepada Allah secara umum adalah dengan cara menjalankan semua apa yang diperintahkan Allah kepada kita seperti menjalankan sholat lima waktu, membaca Alquran, menuntut ilmu dan membantu kedua orang tua.

Bagaimana hayoo…apakah kalian sudah melaksanakan sholat 5 waktu dengan baik hari ini?  Bila sudah Alhamdulillah, berarti sudah mensyukuri nikmat Allah. Tetapi kalau belum, berarti kalian belum bersyukur  kepada Allah.

Anak-anak, kalian pasti ingat bahwa setiap hari Senin kalian selalu mengucapkan ikrar, untuk selalu rajin ibadah tetapi mengapa pada kenyataannya banyak yang tidak sholat. Padahal banyak siswa yang sudah baligh terutama para siswi. Ini terbukti ketika pak guru mengecek ibadah sholat kalian ternyata yang sholat hanya sekitar 25 persen. Juga di antara kalian masih ada saja yang suka membolos, tidak memperhatikan pelajaran, malas belajar, bicaranya kotor, bahkan di antara teman kalian ada yang berani membantah kepada  gurunya apabila dinasihati.

Anak-anakku, siswa-siswi MTs N Sleman Kota yang saya sayangi, mumpung belum terlambat, mari kita segera beristighfar bertaubat kepada Allah atas kelalaian dalam beribadah. Mari kita segera mensyukuri nikmat Allah dengan menjalankan kebaikan-kebaikan dan menjauhi atau meninggalkan apa yang menjadi larangan-Nya.

Yang punya tangan normal, mari kita pakai untuk menolong orang lain dan bersedekah. Jangan untuk mencuri, berkelahi dan mencorat-coret tembok. Bagi yang punya mulut mari kita pakai untuk berbicara dengan baik dan sopan. Jangan dipakai untuk bicara kotor, membantah orang tua dan guru. Bagi yang telah diberi kaki mari kita pakai untuk berjalan menuju ke tempat-tempat pengajian misalnya, jangan dituruti berjalan ke tempat maksiat.

Selain itu, cara bersyukur kepada Allah dapat juga dengan banyak berdo’a, berdzikir seperti misalnya do’a masuk dan keluar masjid, do’a masuk dan keluar  WC  serta do’a setelah selesai  wudhu.

Demikianlah hikmah pada kesempatan  ini. Mudah-mudahan kita semua dijadikan Allah menjadi orang yang pandai bersyukur, sehingga bisa selamat di dunia dan akhirat. Amin … aamiiiin yaa Robbal ‘Aalamiiiin.

Oleh : Irhanudin, S.Ag (Guru PAI MTsN Sleman Kota)

Tulis tanggapan

Alamat email anda tidak akan ditampilkan.